BICARA TENTANG MALU..

Untuk berbicara, sungguh aku MALU,

Namun kerna MALU, aku mesti berbicara..

Engkau kata engkau peMALU,

Tapi MALU apa yang engkau tahu??

MALU bila direnung mereka yang opposite gender?

MALU bila ditertawa atau diejek dihadapan orang?

MALU bila kain terselak menampakkan auratmu?

Ya itu MALU yang engkau, dia dan mereka fahami..

Tapi itu MALU fitrah, MALU yang tidak perlu diusahakan, MALU yang kalau bukan engkau, berjuta lagi yang peroleh..

 

Namun, dari satu sudut kehidupan, aku masih MALU untuk bicarakan..

Tentang satu hakikat MALU..

Hakikat yang tidak akan engkau fahami..

Jika engkau tidak cuba untuk MALU.

 

MALU, bila aqal kita sibuk memikIrkan yang haram,

Memikirkan, bayangan yang bukan muhrim mendak di dasar fikiran,

MALU, bila mata kita meliar memberi makan nafsu syahwat,

Sehari tidak jumpa, resah gelisah satu badan,

MALU, bila telinga dengan cepat menangkap umpatan2 cercaan si Humazah,

MALU, bila mulut kita bising memperlekeh mukmin dan saudara sendiri,

Bergossip tentang perkara haram yang membuka luas pintu jahannam,

MALU…..Bila tangan menaip membuka aib-aib diri untuk dipertontonkan khalayak umum..

 

MALU ini hanya hadir dengan usaha, bukan yang lekeh namun 100% mujahadah,

Perlu kekuatan untuk jadi MALU,

Kesabaran, pegangan, bantuan.

Tidak sama MALU ini dangan yang fitrah,

Ia mahal, teramat mahal, kalau tidak, masakan Dia menjanjikan, MALU itu sebahagian daripada iman…

Kerana dengan MALU ini,

Engkau sedar Allah itu wujud..

Engkau sedar Allah tahu apa yang engkau sembunyikan kalaupun di corok fikirmu,

Engkau tahu Allah Maha Melihat dan Memerhati.

Setiap gerak tangan,

Setiap lenggok jalan,

Setiap lirikan pandangan,

Senyuman…

 

Sebelum yang bukan muhrim itu engkau nak MALU, ingat dulu,

Ada lagi yang mengintip,

Yang menuntut MALU dari engkau,

MALU lah wahai manusia,

Kerana maksiatmu akan terus berleluasa,

Bila MALU Itu sudah tiada.

 

Alhamdulillah, aku mampu utk bicarakan tentang MALU,

Namun aku pohon untuk doakan diri aku,

Kerna aku juga MALU,

Andai kata-kata aku tidak melahirkan MALU,

Wallahua’lam..

~mari pohonkan doa pada Dia agar pelihara seluruh anggota tubuh kita, fikiran dan jiwa kita terpelihara dengan adanya perisai MALU..

 

 

 

 

 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.